Sabtu, 09 Mei 2009

PERMODELAN MATEMATIS

Dalam 1 Mton per hektar memiliki biomassa perbandingan komposis

1). Dalam 1 Mton per hektar memiliki biomassa perbandingan komposisi carbon pada bagian tumbuhan : tegakan, akar dan tanah masing-masing 3 : 0,5 : 21,5 dari 50% biomassa.

dimana :

1 Mton = 1 x 1012

Yang terpakai : 50%, jadi :

50% . 1 x 1012 = 5 x 1011

pada perbandingan komposisi carbon didapat

tegakan : 3 . 5 x 1011 = 15 x 1011

akar : 0,5 . 5 x 1011 = 2,5 x 1011

tanah : 21,5 . 5 x 1011 = 107,5 x 1011

jumlah keseluruhan = 125 x 1011

pada saat dikonservasi carbon dilarutkan sebesar

47% . 125 x 1011 = 58,75 x 1011

Kemudian sisa dari hasil pelarutan tersebut diemisikan ke dalam bentuk CO2 ke udara melalui pembakaran jadi

100% - 47% = 53% yang naik ke udara dimana

(100% - 47%) . 125 x 1011 = 66,25 x 1011

Di saat pelarutan tersebut, didapatkan blooming fitoplankton yang bebas 50% CO2 dari hasil respirasi.

50% . 58,75 x 1011 = 29,375 x 1011

Dengan demikian lahan basah yang dapat dikontribusi untuk memperkaya gas rumah kaca sebesar

66,25 x 1011 + 29,375 x 1011 = 95,625 x 1011



2). Dalam reservoir yang terdapat di pegunungan Meratus memiliki 500 juta m3

500 juta m3 = 500 x 106 m3 perbulan

Jelang presipitasi selama setahun kurang lebih 12 x 109 m3

Selama setahun : 12 x 109 m3

Selama sebulan : 1000 x 106 m3

didapat

500 x 106 m3 + 1000 x 106 m3 = 1500 x 106 m3

Pada daerah aliran sungai (DAS), aquifer yang tersimpan sebagai air tanah kurang lebih 10% dan 20%, dimana

10% . 1500 x 106 = 150 x 106

20% . 1500 x 106 = 300 x 106

Pada peristiwa evaforasi dan evavotranspirasi terjadi perbandingan

3 : 1, dengan hasil penguapan tersebut didapatkan

Total air yang mengalir :

1500 x 106 m3 + 150 x 106 + 300 x 106 = 1950 x 106

Pada perbandingan kedua peristiwa tersebut didapatkan

150 x 106 : 300 x 106

3 1

150 x 106 : 900 x 106

3 3

= 150 x 106 + 900 x 106

= 1050 x 106

Jadi, banyak air yang kembali terlepas melalui peristiwa evaforasi dan evavotranspirasi adalah

1950 x 106 - 1050 x 106 = 900 x 106 m3


3). Permodelan Matematis

  1. Untuk model matematis pada soal no 1, kita dapat melihat di sana bahwa komposisi carbon ditotalkan. Kemudian total tersebut dikalikan dengan beberapa data yang sudah ada. Pembuatan model tersebut di buat seperti di bawah ini :

Z = X ± Y

Ket :

Z : sebagai hasil kontribusi lahan basah

X : hasil pembakaran CO2 yang diemisikan

Y : hasil respirasi CO2 yang keluar ke udara

dimana untuk mencari X itu sendiri dengan

X = A1 x B1

Y = C1 x D1

dapat kita lihat perhitungan pada no 1 jika perhitungan yang di butuhkan adalah penjumlahan [+] dan jika hasil yang ingin dicari sisa yang tidak dibutuhkan [-].


  1. Terlihat dalam no 2 model matematis yang dapat di buat sedemikian rupa hasilnya sebagai berikut :

C = A – B

Ket :

C : air yang terlepas

A : jumlah aliran air

B : jumlah penguapan

dengan mencari

A = X1 +X2 +X3

B = Y1 +Y2

Ket :

X1 : air mengalir

X2 : presipitasi

X3 : aquifer

Y1 : evaforasi

Y2 : evavotranspirasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar